Bahan Kimia

Bahan Kimia

Definisi Pestisida

Hai… sobat pestisida adalah semua zat kimia dan non-kimiawi,  untuk  mencegah, menolak, mematikan, dan mengurangi  hama pengganggu. Dalam dunia pest control pestisida merupakan komponen penting yang menjadi acuan dalam keberhasilan pengendalian hama dan  seranggga.


Our Gallery

Picture-2
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow

Tindakan Pengendalian Hama dan Serangga Secara Alami ( non kimia )

Namun  penggunaan pestisida merupakan tindakan terakhir yang kami lakukan, edukasi terhadap customer  adalah yang utama untuk melakukan tidakan pengendalian Hama dan Serangga secara alami ( non kimia )  dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan dibawah ini :


  1. Menjaga lingkungan tetap bersih, aman, dan nyaman.

  2. Menghilang atau membersihkan tempat-tempat yang dijadikan  sarang atau tempat berkembangbiaknya Hama dan Serangga pengganggu.

  3. Meperhatikan tempat penyimpanan barang/ gudang agar selalu tertata rapi dengan memberi alas / dudukan barang minimum ronggga dari lantai 15 cm dan jarak dari tembok bangunan. 20 cm.

  4. Hindarkan tumpukan barang terlalu tinggi dan lebar terlebih jarang diambil, sebaiknya dibuatkan rak barang yang tersusun rapi dan mudah di kontrol.

  5. Pastikan tempat penyimpanan barang memiliki sirkulasi yang cukup untuk menghindari kelembaban.

  6. Menutup atau menyiasati semua celah yang memungkinkan Hama dan Serangga masuk kedalam bangunan.

  7. Pastikan barang bekas juga tersipan rapi dan hindarkan penyimpanan barang bekas yang terlalu lama karena bisa menjadi sarang Hama dan Serangga.


Apakah Coronavirus Ditularkan oleh Hama?

Dr. Jorge Parada 6 Maret 2020 Ada banyak pertanyaan seputar penyakit coronavirus baru 2019 (COVID-19), termasuk bagaimana penyebarannya....






    Payung Hukum

    Dalam pengelolaan dan mengaplikasian  pestisida yang legal kita wajib memperhatikan  apakah merek pestisida  yang kita gunakan sudah memenuhi ketentuan hukum seperti yang dimaksud berikut :

    1. PP No. 7 tahun 1973: Tiap Pestisida Harus Terdaftar di kompes, Tiap Pestisida Harus diberi label.
    2. Permentan No. 39/permentan/SR.330/7/2015: Tentang syarat dan tata cara pendaftar pestisida
    3. Permentan No. 374/Menkes/Per/III/2010: Tentang pengendalian vector

    Layanan Gong Dewata Pest Control sangat memuaskan sehingga rayap di villa dan restauran kami terbasmi dengan tuntas.

    Pak Agus Darsana Sanur - Bali

    Terimaksih saya sampaikan buat gong dewata pest control yang telah memberikan pelayanan dengan baik dalam pengendalian hama dan serangga di Villla Talisman.

    Pak Dwi Canggu - Bali

    Selama 22 tahun menggunakan jasa layanan gong dewata pest control tidak pernah mengecewakan. Pelayanan selalu memuaskan dan benar-benar menjamin membasmi beragam serangga di villa kami.

    Pak Gede Suda Ariasa Kuta - Bali

    Terimakasih buat Gong Dewata Pest Control atas kerjasamanya yang baik dalam kurun waktu belasan tahun samapi saat ini dalam pengendalian Serangga pengganggu di kawasan villa kami dan hasilnya memuaskan.

    Pak Ketut Karianta Tanah Lot - Bali

    Pemilihan Pestisida

    Untuk mendapatakn hasil yang maksimal dalam pengendalian Hama dan Serangga pemiilihan pestisida yang tepat sangatlah penting dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

    1. Mengenal Istlah dalam pestisida ( Merek Dagang, Kandungan Formulasi, Jenis Formulasi, Bahan Aktif, MSDS, Sertifikat Kompes, SK Mentan, dan Uji Efikasi ).
    2. Golongan pestisida ( Berdasarkan Fungsi, Berdasarkan Cara Masuknya, Berdasarkan Tingkat Bahayanya, dan Berdasarkan Kandungan Bahan Aktifnya ).
    3. Bentuk Formulsi ( Cair, Padat, dan Gas ).

    Penyimpana Pestisida

    Pestisida merupakan bahan kimia berbahaya dan beracun maka sangatlah penting  menyiapkan tempat penyimpanan yang khusus aman buat manusia dan lingkungan dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :


    Pertolongan Jika Terkena Dampak Pestisida

    1. Pindahkan Korban dari lokasi kecelakaan pestisida dan lepas pakaian yang terkontaminasi pestisida, dilanjutkan dengan pencucian menggunakan air bersih pada bagian-bagian kulit yang terpapar pestisida hingga bersih dan pastikan juga korban tetap sadar.
    2. Bila pestisida mengenai muka atau mata cepat-cepatlah dibilas dengan air bersih sampai benar-benar bersih kurang lebih selama 15 menit.
    3. Bila  pestisida tertelan dan si korban masih dalam keadaan sadar minumkan segelas air hangat yang telah dicampur dengan satu sendok garam dapur atau bisa juga dibantu dengan mengglitik tenggorokan si korban dengan telunjuk jari  yang bersih sampai muntah, biarkan terus muntah sampai air yang keluar terlihat jernih.
    4. Jangan minumkan sesuatu pada si korban dalam keadaan tidak sadar.
    5. Bila pestisida terhirup oleh si korban dan mengalami pingsan segeralah bawa ketempat yang berudara segar, jika belum  juga sadar berikan napas bantuan agar lebih cepat sadar.
    6. Tindakan lanjutan baik dalam keadaan sadar maupun tidak sadar segeralah bawa kerumah sakit terdekat sambel menujukan lebel pestisida yang terpapar pada si korban kepada petugas medis untuk diambil tindakan cepat dan akurat.